Pengumpan RSS

Arsip Kategori: Kebaya

Norma Boutique

Posted on

Tahu Norma Boutique dari weddingku, dari blogwalking hingga nemu webnya http://normaboutique.wordpress.com/2010/06/19/117/

Aku pilih jahitin di Norma Boutique karena lihat dari hasil kebayanya bagus-bagus terus reviewnya juga bagus. Katanya sih di Norma Boutique ini tantenya ramah dan jahitnya bisa cepat serta tepat waktu. Ongkos jahitnya pun lumayan lebih miring dibandingkan dengan jahit di Pasar Sunan Giri. Mengingat aku ini orangnya simpel dan males nunggu berbulan-bulan dalam ketidakpastian, males juga kalau dikit-dikit mesti ngingetin kainku udah dijahit atau belum, berusaha ketat dengan budget hihihi….jadilah aku memutuskan untuk jahitin kebayaku di Norma Boutique.

Norma Boutique itu alamatnya di Jl. Gading Raya 1 No. 18, Rawamangun – Jaktim –> HP : 08128260269.

Pagi tadi baru saja meluncur ke sana :)

Dari Dukuh Atas aku ke sana naek busway ke arah Pulogadung transit di halte Pramuka BPKP, kemudian naik busway ke arah Cililitan dan turun di halte Bea Cukai. Dari jalan kecil di samping Bea Cukai, aku naek angkot nomor 21 kalau ga salah yang ke arah Pulogadung, turun di pertigaan. Di pertigaan itu si angkot akan belok kiri, sementara arah yang aku tuju adalah belok kanan. Dari pertigaan itu jalan lurus, terus ketika nemu gapura pertama, aku belok kiri, itulah Jalan Gading Permai. Tahu rutenya dari mana? Dari Tante Norma doonk, kan di internet ada nomor telpnya, jadi kutelp dulu sebelum berangkat, janjian ketemuan sekaligus nanya arah menuju ke sana.

Ketika sudah sampai, kesan pertama tentang Tante Norma kayaknya orangnya baik, ramah lagi. Soal perkebayaan, aku masih bingung mau bikin modelnya apa. Walaupun di tempatku ada juga majalah-majalah tentang kebaya, di tempat Tante Norma juga banyak banget contoh kebaya, tetep aja bingung nentuin mana aja model yang pas untuk bentuk tubuhku. Akhirnya aku minta saran beliau, minta digambarin kira-kira yang cocok untuk aku modelnya kayak gimana. Tante Norma kemudian menunjukkan contoh kebaya yang beliau sarankan dan buatin sketsa gambarnya. Desain lehernya ga tinggi berhubung leherku pendek dan dibordir, terus bentuk huruf V, ada kombinasi tilenya di bagian dada, tangan, dan punggung. Panjang kebaya selutut. Payet akan dipasang di bagian leher, bagian atas dada, bagian atas punggung, lengan bawah, dan bagian depan sebagai pengganti kancing. Payetnya ga banyak, sedikit aja sesuai dengan budget hehehe…. Beliau ngasih tahu berapa ongkos jahitnya tanpa dan dengan dipayet, masih masuk budget nggak tanyanya. Yo wislah ok :)

Untuk kebaya ngeuyeuk seureuh dibuat lebih sederhana, ga ada payet-payetan, dibordir aja di bagian leher, kerahnya kerah sunda katanya. Ujung kebaya dibuat lancip.

Untuk kebaya ibuku juga dibordir di bagian leher, ga pake payet karena bahannya sendiri sudah ada blink-blinknya, kerahnya kerah sunda, ada aplikasi tile di tangan, panjang kebaya selutut juga.

Untuk jahit 3 kebaya dan 2 bustier, kami dikasih harga 1.580 ribu. Wuihh.. lumayan murah mengingat sebelumnya aku jahit di M*D* Boutique di Pasar Sunan Giri, aku dikasih harga 450 ribu untuk satu kebaya dengan model biasa aja, bordir leher, dan 1 buah bustier.

Berikut perincian ongkos jahit kebaya yang dikasih Tante Norma:

Kebaya biasa : 120 ribu

Kebaya variasi (pake aplikasi tile) tergantung variasinya, aku sama ibuku dikasih harga : 130 – 140 ribu (tile dari Tante Norma).

Long torso atau bustier : 140 ribu

Bordir leher : 100 ribu

Bordir tempel untuk nutupin lengan atau bagian-bagian yang kosong harganya bervariasi juga tergantung banyak atau nggaknya, aku sama ibuku dikasih harga : 30 – 40 ribu.

Payet : 400 ribu (nggak full)

Lumayan murah kan kalau dibandingkan dengan yang di M*D* Boutique? hehehe….. mudah-mudahan aja hasilnya bagus sesuai dengan yang diharapkan. Amin :)

Untuk kami, Tante Norma menjadwalkan fitting tanggal 28 April.

Puji Tuhan, selesai lagi satu urusan :)

 

Hunting Kain Kebaya Tanah Abang

Posted on

Hari Kamis kemarin Ibuku datang, niatnya kami akan sama-sama hunting kain kebaya di Tanah Abang.

Kain kebaya yang akan dicari yaitu kain kebaya untukku warna putih untuk pemberkatan, kain kebaya warna putih untuk acara adat ngeuyeuk seureuh pada H-1, dan kain kebaya untuk ibu-ibu pada saat pemberkatan dan resepsi. Mohon maaf kami terpaksa tidak mengadakan seragam untuk keluarga berhubung budgetnya mepet hehe….

Hunting kain kebaya ke Tanah Abang dilaksanakan pada hari jumat. Kami pergi bertiga bareng Masku juga.

Setelah berkeliling-keliling dan berbingung-bingung ria saking banyaknya toko dan pilihan, akhirnya kami stuck di Toko Arjuna Bombay Textile. Tempatnya di Pasar Tanah Abang Blok A Lantai Basement 2, Los B No. 26, Los C No. 22, Los A no. 12/15, Los B No. 100-101, Los C No. 37-38. Banyak juga tokonya rupanya, aku sendiri tahu alamatnya dari plastik pembungkusnya hehehe….

Hasil perburuan kami yaitu :

Kain kebaya untukku pemberkatan dapatnya kain tulle spider, warnanya putih corak silver terus ada warna blink-blink corak pelangi, bagus deh :) Terus untuk acara ngeuyeuk seureuh kainnya tulle juga tapi lebih sederhana. Untuk bustiernya pakai kain putih kristal :)

Kain kebayaku untuk pemberkatan

Kain kebayaku untuk pemberkatan

Kain kebaya untuk ngeuyeuk seureuh:

Kain kebaya untuk ngeuyeuk seureuh

Kain kebaya untuk ngeuyeuk seureuh

Kain kebaya untuk ibu-ibu untuk pemberkatan dan resepsi:

Kain Kebaya ibu-ibu untuk pemberkatan dan resepsi

Kain Kebaya ibu-ibu untuk pemberkatan dan resepsi

Kain kebayaku untuk resepsi, beskap si Mas, dan beskap para bapak direncanakan dari salon :)

Sekian hasil dari perburuan kami di Tanah Abang, senangnyaaa satu urusan sudah selesai :)

 

Kebaya Mode Boutique

Posted on

Dari hasil browsing-browsing, aku ngincer jahitin kebaya di QZM Boutique, Pasar Sunan Giri atau di Norma Boutique, Rawamangun.

Sayangnya, jahit kebaya di QZM itu ga bisa cepet, paling cepat 2 bulan katanya saking banyaknya pelanggan. Jahit di Boutique Norma juga udah penuh, baru bisa untuk awal Maret, padahal kebayanya mau dipakai pertengahan Februari, total waktu yang aku punya cuma 2 minggu. Pfiuuuh.. :(

Akhirnya, aku coba-coba muter-muter di Pasar Sunan Giri, dan milih Mode Boutique berhubung Mode Boutique menyanggupi jahitin kebayaku dalam 2 minggu meskipun hasil browsingku tidak banyak yang bercerita tentang jahit di Mode Boutique, kalaupun ada banyak yang ga puasnya. Aku berdoa sajalah semoga kebayaku hasilnya bagus. Di Mode Boutique aku jahitin kebaya dan bustier/kamisol, untuk bawahan aku minta tolong Ibuku aja jahitinnya hehe… Kebayaku modelnya sederhana, ga pake payet-payetan, hanya bordir aja di leher. Total yang harus kubayar yaitu: ongkos jahit kebaya 175 ribu, bustier/kamisol 175 ribu, bordir leher 100 ribu.

Oya, Mode Boutique itu lokasinya pas di sebelah QZM.

Pada waktu yang dijanjikan, aku datang ke Mode Boutique. Kebayaku ternyata sudah jadi. Ketika fitting…oouww… pundak kebayanya jatuh di bawah yang seharusnya, banyak lagi jaraknya, terus bustiernya ga bisa masuk di badanku. Oouw…. kenapa bisa begitu? Jahitnya yang ga bener atau ngukurnya yang ga bener?

So, mereka betulin dulu kebaya dan bustiernya, aku disuruh nunggu. Okelah, yang penting kebayaku bisa dipakai dan bagus.

Fitting kedua, bustiernya bisa masuk, tapi agak longgar di bagian atasnya. Udah gitu kebaya di bagian depan jadi ketarik, jadi kelihatan kancing-kancing dalamnya. Kalau urusan pundak kebaya sudah oke. Akhirnya mereka betulin dulu bustiernya, aku disuruh nunggu lagi.

Fitting ketiga, bustiernya ngepasss banget, sampai takut jebol. Kalau kebayanya sih udah oke. Tapi dilihat-lihat bustier di bagian depan dari pinggang ke bawah kok kayak berkerut gitu yah? kayak ketarik, jatuhnya ga bagus menurutku mah. Waktu kubilang ke Mbaknya, jawabannya karena bustierku ngepass banget di badan, jadinya begitu. Iya gituh?

Kalau kebaya sih aku suka bordirannya :) Cantik hehe… bordirannya menyesuaikan dengan motif kebayaku, corak dan pilihan warnanya cantik, suka deh :)

Sesampai di rumah aku inget-inget rasanya kayak ada yang janggal dengan kebayaku. Apa yaa? Oops…baru nyadar, itu kebaya kenapa panjangnya jadi selutut yah? Kayaknya waktu ngukur aku minta panjang kebayanya setengah paha deh. Ya ampuuun… gimana coba itu ngukurnya? Tapi ya sutrahlah, not bad kok, dibanding maksain dipotong lagi malah jadi jelek kayaknya. Ya sutrahlah…

Ini dia kebayaku itu:

 

Kebaya Mode Boutique

Kebaya Mode Boutique

Cantik kaan? hehehe….

Hunting Kain di Tanah Abang

Posted on

Gara-gara diminta tugas jadi lektor di nikahannya sepupuku, jadi kepikiran deh untuk jahit kebaya, hitung-hitung test tukang jahit hehehe….

Akhirnya, dengan modal nekat aku nyari bahan di Pasar Tanah Abang, dapatnya di Toko Aishah Blok B. Bahan yang aku pilih yaitu kain tile warna ungu 2 meter, daleman warna ungu satin 1 meter, dan kain untuk bawahan warna ungu juga 2 meter. Bahan kebaya aku dapatnya di harga 60 ribu per meter (lagi diskon, harga aslinya 125 ribu per meter), kain untuk daleman 15 ribu per meter, dan kain untuk bawahan 25 ribu per meter.

Setelah selesai dengan urusan bahan kebaya, aku hunting bahan batik untuk kemeja si Mas. Ehh… ternyataa… di sebelah Toko Aishah ada toko yang menjual kain-kain batik, kebetulan deh, ga usah cari jauh-jauh hehehe…. Jadilah aku beli di situ bahan batik yang cocok dengan bahan kebayaku :)

Kebaya Payet QZM Pasar Sunan Giri

Posted on

Tahu QZM dari blog-blog para bridezilla sama forum diskusi weddingku.com. QZM Modiste ini banyak dipakai dan direkomendasikan, katanya sih hasil kebayanya bagus dan harganya cukup terjangkau.

QZM ini adanya di Pasar Sunan Giri, Rawamangun. Tokonya terletak di samping kanan bagian belakang. Kalau nyari toko ini di Pasar Sunan Giri, bilangnya jangan “Kyu Zet Em” tapi bilangnya “QoZiM” hehehehe….. berdasarkan pengalaman pribadi soalnya. Waktu aku tanya QZM ke tukang bakso, dianya nggak ngeh, setelah aku kasih tahu tulisannya, dengan spontan dia berkata “Ooohh… Qozim toh” hihihi…..

Ceritanya, setelah aku keliling-keliling di ITC Cempaka Mas, aku lanjut survey QZM ke Pasar Sunan Giri. Di Pasar Sunan Giri, banyak sekali penjahit-penjahit kebaya payet untuk pengantin, tapi karena yang aku baca banyak mereferensikan QZM, maka aku surveynya hanya ke QZM.

Di QZM, banyak kebaya payet pengantin yang didisplay. Bagus-bagus loh kebayanya :)

Iseng-iseng aku tanya berapa banyak bahan yang dibutuhkan untuk membuat satu kebaya payet untuk pengantin seperti yang didisplay, panjangnya di bawah pinggul. Katanya, bahan yang diperlukan yaitu brokat 2 1/4 meter sama kain tile 4 meter. Terus ongkos jahitnya, kebaya payet lengkap dengan bustier dan payetnya full sekitar di atas 2,5 juta (hampir 3 juta kalau nggak salah). Kalau jahit bustiernya sendiri sih Rp. 150 ribu. Terus kalau kebaya lengkap tapi payetnya nggak full kenanya hampir 1,5 juta. Oops… jadi ga minat nanya-nanya detail deh… over budget untuk ukuran kebaya yang dipakai seumur hidup cuma sekali hehe….

So, rencana kebayaku sepertinya begini:

1. Lihat koleksi kebaya di perias pengantin. Bagusnya bisa sekalian sepasang sama beskapnya Masku. Kalau ada yang cocok, sewa aja di sana, biasanya sih udah termasuk ke dalam paket rias pengantin.

2. Beli brokat yang sudah berpayet, tinggal bayar ongkos jahit sama bikin bustier.

3. Beli jadi di Sonia Collection di ITC Cempaka Mas.

Kebaya Payet ITC Cempaka Mas

Posted on

Hari Selasa kemarin, aku ditugaskan untuk mengikuti pertemuan di Kawanua Aerotel, Cempaka Putih. Pulangnya sekitar jam 4 sore. Karena tempat pertemuannya dekat dengan ITC Cempaka Mas, akhirnya kuputuskan mampir dulu ke ITC Cempaka Mas untuk melihat-lihat siapa tahu ada yang diperlukan (efisiensi waktu, tenaga, dan biaya ceritanya). Fokus yang aku cari yaitu kebaya payet jadi sama souvenir yang bisa dibeli satuan.

Berikut hasil surveyku:

Toko-toko yang menjual kebaya payet jadi yaitu:

1. Chantique Gallery

Alamatnya : ITC Cempaka Mas, Lt. 1 Blok J No. 821, Telp. 021-42884425

Contact person : Inge (081513301049 / 021-95535833)

 

2. Prada Gallery

ITC Cempaka Mas, Lt. 1 Blok L No. 1025

Telp : 085710006424 (Tuti)

 

3. Caesar

ITC Cempaka Mas, Lt. 1, Blok L, No. 1028

 

4. Sonia Collection

ITC Cempaka Mas Lt. 3 Blok J No. 818

Telp. 021-42875001 / 081317125001 (Iqbal Khan)

 

Di Sonia Collection, aku menemukan kebaya payet untuk pengantin yang lucu. Warnanya kombinasi hijau dan gold, satu stel dengan kain bawahannya. Harganya cuma Rp. 750.000 saja untuk satu stel kebaya jadi, cukup murah bukan? :) Kebayanya terbuat dari kain cornelli katanya. Abangnya bilang katanya kita juga bisa pesan untuk dijahitkan di sana agar kebayanya pas di badan. Kita juga bisa request warna atau payet-payetnya.

Selain kebaya payet, aku juga menemukan toko souvenir, toko yang menjual kotak seserahan, sama kartu undangan.

Berikut toko yang dimaksud:

1. Aneka Souvenir

Toko ini menjual berbagai souvenir, kartu undangan, dan perlengkapan pernikahan seperti kotak seserahan, buku tamu dan lain-lain. Di sini aku menemukan souvenir yang bisa dibeli satuan (satu pak maksudnya) yaitu sabun kertas bunga mawar. Satu pak terdiri dari sekitar 20 – 25 pcs mika berbentuk love yang masing-masing berisi 3 buah sabun kertas bunga mawar. Harganya dihitung per pcs yaitu Rp. 4.000 per pcs.

Di sini, aku juga menemukan buku tamu yang harganya Rp. 30.000 per 2 buku (jadi inget sama Pasar Mester Jatinegara, buku tamunya rata-rata Rp. 40.000 per 2 buku) sama kotak seserahan dari karton dengan harga Rp. 60.000 per set (satu set isi 4 kotak). Ada juga kotak seserahan dari kain dengan harga Rp. 100.000 per set (satu set isi 4), bagus deh.

Alamatnya : ITC Cempaka Mas, Lt. Dasar Blok J No. 821.

Telp. 021-42901229 / 081808547708 / 021-32787631

 

2. Marcell Collection

Toko ini menjual souvenir, kartu undangan. Sayangnya, beli souvenir di sini ada minimum ordernya, ga bisa beli sedikit untuk barang yang aku cari.

Alamatnya: ITC Cempaka Mas Lt. Dasar Blok J No. 820, Lt. Dasar Blok K No. 1023.

Telp. 021-92273338 / 021-93017593

 

3. Ansi Box

Di sini jual kotak seserahan yang bagus-bagus, tapi harganya over budget untukku mah. Buat yang ga masalah dengan budget mah silakan lihat-lihat koleksinya, bagus-bagus kok :)

Alamatnya: ITC Cempaka Mas, Lantai I Blok J No. 779

Telp. 081316962551

 

Demikian hasil surveyku di ITC Cempaka Mas, belum ada yang dibeli karena waktunya masih lama, baru cari info aja.

 

 

 

 

Persiapan Lamaran

Posted on

Acara lamaranku sebenarnya sudah terlaksana awal bulan kemarin, tapi baru sempet kuceritakan. Maklum, bikin blognya juga barusan hehehe….

Dalam bayanganku sih acara lamarannya sederhana saja, hanya keluargaku dan keluarga Masku, belum melibatkan keluarga besar maksudnya. Terus acaranya sederhana saja, ga perlu mewah-mewah dan ga perlu ribet-ribet, maunya yang simpel-simpel saja :)

Ternyataa…. walaupun begitu tetep aja sibuk juga persiapannya, terutama ortuku hehe… (makasih banyak yah buat Bapak & Ibu, I love you full :)) Beberapa hari berturut-turut belanja mulai untuk keperluan konsumsi de-el-el. Aku sih ga sibuk, cuma nemenin mereka belanja H-sekian setelah aku libur, dan hunting kebaya buat dipake pas acara.

Oya, mengenai kebaya, aku dapatnya di Thamrin City Lantai Dasar, nama tokonya lupa hehe… pokoknya sih cari aja di Thamrin City, banyak kok yang jual kebaya baik itu kebaya encim, kebaya bordiran, maupun kebaya yang sudah dipayet. Kebaya yang aku pilih warnanya coklat muda, tiga perempat lengan, dan dibordir. Aku suka kebaya itu karena warnanya kalem, bordirannya bagus, kesannya tidak terlalu formal namun terlihat rapi, dan harganya terjangkau pula, sepertinya masih lebih murah dibandingkan jahit sendiri hehe…. Walaupun begitu tetep aja dikomentari si Mas, kurang cerah katanya, mestinya sih pilih yang warna krem katanya. Yee… dapatnya itu gimana donk? Hehehe…. Btw, waktu beli kebaya itu belum kepikiran loh bawahannya mau pakai apa. Tadinya sih sekalian mau beli rok dari kain jarik coklat, tapi nyari di situ sama di Keris juga tidak ada yang menarik hati. Akhirnya cuma beli kebaya deh di Thamrin City. Belakangan aku diingetin Ibuku kalau sebenarnya aku masih punya kain songket warna gold yang kubeli di Makasar, siipplah cocok ternyata dipadu-padankan dengan kebaya yang kubeli. Oya, kain songketnya dijahit dulu loh sama ibuku, biar aku pakainya ga ribet, kayak pakai rok aja. Makasih ya Bu :)

Untuk rias, aku rada males-malesan ke salon. Pengennya sih biasa aja tapi menuruti saran ibuku akhirnya aku ke salon juga. Salonnya juga pilih yang deket rumah aja. Lucunya Ibu yang mendandani aku ternyata anaknya dilamar juga pada waktu yang hampir bersamaan dengan aku. Hihihi…. jangan-jangan nanti nikahnya barengan lagi :D

Untuk urusan konsumsi, itu mah hak prerogatif Ibuku, terserah menunya mau apa aja, nurut waelah hehe….

Urusan tamu dan acara, itu juga hak prerogatif Bapakku, aku juga nurut aja terserah gimana diaturnya hehe…

Kayaknya sih udah, itu aja persiapannya. Yang punya banyak cerita kayaknya ortuku tuh hehehe….

 

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.