RSS Feed

Cincin

Posted on

Satu lagi niy persiapan yang tidak kalah pentingnya yaitu Cincin. Di tulisan sebelumnya ketinggalan belum diceritain, soalnya dibeliin Masku hehehe….

Awalnya kami sama-sama pengen cincin emas putih dan “baru” ketika dipakai pada acara pernikahan. Bagi kami tidak masalah apabila saat lamaran tidak ada cincin, yang penting pas nikahan ada dan “baru”. Tapi ternyata, beda lagi pendapat keluarga kami. Kata mereka “Masa acara lamaran ga ada cincinnya? Terus apa dong simbolnya kalau kalian sudah tunangan?” Terus ada juga masukan  “Sebaiknya cincin nikahan itu dari emas 24 karat, terus disimpen, jangan dipakai. Untuk dipakai sehari-hari, beli lagi aja cincin sesuai dengan model yang kalian mau.” Akhirnya kami sepakat untuk membeli cincin emas 24 karat untuk acara lamaran, kemudian disimpen dan dipakai lagi di acara nikahan. Untuk cincin yang akan dipakai sehari-hari sih lihat saja nanti, tergantung situasi.

Jauh-jauh hari sebelum acara lamaran, Masku udah ngajakin beli cincin, mumpung harga emas masih terjangkau. Akhirnya pergilah kami ke Toko Emas Teguh di Pasar Tangerang, langganan Ibunya dianter sama Ibu, Bapak, dan Mbak, rombongan hihihi…. jadi terharu deh diperhatiin segitu rupa. Makasih banyak yah semuanya🙂

Di sana bingung juga euy mau pilih yang mana. Untuk cincin yang 22 karat (kalau ga salah kadar emasnya 70%) banyak model yang lucu, sedangkan cincin 24 karat (kadar emas 98% kalau ga salah) modelnya terbatas, tidak banyak pilihan. Berhubung maunya emang cincin yang 24 karat, maka kami pun sepakat memilih cincin emas 24 karat model polos dengan pinggiran melengkung. Mereka sih bilangnya wedding ring polos.

Jari manis kami pun diukur. Ukuran jariku 13, sedangkan ukuran jari Masku 21, gede juga ya? hehehe…. Menurut informasi dari yang punya toko, katanya untuk cincin wanita biasanya 4 gram, sedangkan cincin pria biasanya 6 gram.

Pesan cincin pernikahan di Toko Emas Teguh jadinya 2 minggu. Ongkos buatnya kalau tidak salah Rp. 150.000 per cincin, gratis grafir nama. Grafir namanya sendiri dilakukan setelah cincinnya jadi dan bisa ditunggui.

Tiga minggu kemudian, cincin kami diambil sama si Mas. Grafirnya juga terserah dia mau pilih font kayak gimana. Ternyataa… pilihannya bagus juga euy. I like it😀 Thank you yaa…😀

Cincin tersebut kami pakai pas acara lamaran. Syukurlah ga kelupaan dibawa ya Mas? Hihihi…… *piss ahh* Sekarang malah lebih bersyukur lagi soalnya harga emas ternyata sudah melonjak gila-gilaan. Coba kalau belinya dientar-entar… wuihh…. mahaaallll booo… Makasih banyak ya say, keputusanmu memang tepat hehe….

 

About thiethaho

friendly, helpful

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: